BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam proses perkembangan industri pabrik
gula ini, maka diperlukan informasi-informasi yang cukup untuk dapat mengelolah
perusahaan dengan baik. Di antaranya berbagai macam informasi tersebut, maka
masalah biaya perlu diperhatikan dan data biaya dalam overhead pabrik diperoleh
melalui Sistem Akuntansi Biaya.
Penentuan biaya produksi adalah tugas
akuntansi biaya yang harus mengikuti aliran fisik dari produksi, kemudian
menetapkan pencatatan dan analisa dari informasi biaya yang diikutinya
tersebut, secara efektif dan efisien. Selama proses produksi berlangsung biaya
yang terjadi meliputi :
1. Biaya bahan baku
2. Biaya Tenaga Kerja
3.
Biaya overhead pabrik
4. Biaya bahan pembantu
Selanjutnya, yang perlu diperhatikan
dalam penentuan biaya produksi yaitu apakah semua biaya yang merupakan unsur
biaya produksi tersebut telah diperhatikan khususnya biaya overhead pabrik.
Sehubungan dengan hal tersebut langkah pertama yang harus dilakukan adalah
mengumpulkan informasi dari sumber biaya (bahan baku, upah langsung, biaya overhead pabrik)
kemudian membebankan biaya-biaya tersebut kepada produk baik yang masih dalam
proses maupun produk jadi. Kemudian untuk mengetahui besarnya upah tenaga kerja
langsung bisa dilihat dari jumlah waktu kerja pekerja Dengan menjumlah gaji
menurut kartu kerja bisa diketahui berapa upah langsung satu periode.
Masalah yang rumit terjadi dalam hal
biaya overhead pabrik karena selain jumlah jenisnya banyak juga sukar diikuti
jejaknya. Maka sangat penting untuk menentukan berapa besarnya biaya produk
setiap saat. Biaya overhead pabrik tidak dapat dibebankan secara langsung
terhadap setiap unit produksi, apabila biaya itu tidak jelas sumbernya.
Kemudian ada tiga tahap yang harus
dilakukan untuk menghitung tarif biaya overhead pabrik yaitu :
1. Menyusun anggaran biaya overhead pabrik
2. Memilih dasar pembebanan
3. Menghitung tarif biaya overhead pabrik
Dasar yang dapat dipakai sebagai dasar
pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk adalah satuan produk, biaya
bahan baku,
biaya tenaga kerja langsung jam kerja langsung dan jam mesin. Setelah tarif
biaya overhead ditentukan produk yang diproduksi dalam tahun anggaran dibebani
dengan biaya overhead pabrik tarif tersebut. Dalam tahun anggaran dikumpulkan
biaya overhead pabrik yang sesunggunya terjadi.
Pada akhir tahun, biaya overhead pabrik
yang dibeban kan
kepada produk berdasarkan tarif dibandingkan dengan biaya overhead pabrik yang
seseungguhnya terjadi, kemudian analisa menjadi empat macam selisih. Selisih
tersebut pada akhir tahun diperlukan sebagai penyesuai terhadap
rekening-rekening persediaan dan harga pokok penjualan atau diperlukan sebagai
penyesuaian perhitungan rugi laba.
Post a Comment