Tinjauan Sistem Informasi Perpajakan Terhadap Pelayanan Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak XXXX



BAB  I

 PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
      Dalam dunia usaha mengingingkan perkembangan masyarakat untuk meningkatkan segala aktivitas menuntut diadakannya pembangunan di segala sektor guna terwujudnya suatu negara berkembang untuk menuju ke negara maju harus mengadakan pembangunan I segala bidang, seiring dengan itu, menetapkan pembangunan nasional yang merupakan kegiatan yang berlangsung secara terus menerus guna tercapainya tujuan, tidak terlepas dari masalah pembiayaan pembangunan itu sendiri.
      Guna terwujudnya kemandirian suatu bangsa atau negara dalam usahanya untuk menyikapi masalah pembiayaan pembangunan maka salah satu jalan yang ditempuh pemerintah adalah menggali sumber dana dari dalam negeri berupa retribusi. Pemungutan retribusi yang dilakukan untuk pembangunan berguna bagi kepentingan bersama.
      Telah diketahui bahwa APBN yang dibuat pemerintah bahwa salah sumber penerimaan yang menjadi pokok penerimaan dari sektor pajak. Dari tahun ke tahun kita dapat melihat bahwa penerimaan retribusi terus meningkat dan memberi andil yang  bersar dalam penerimaan negara. Penerimaan dari sektor retribusi selalu dikatakan merupakan primadona dalam membiayai pembangunan nasional
      Seiring dengan perkembangan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di era reformasi ini, maka pembangunan nasional memasuki era desentralisasi atau lebih dikenal dengan dengan otonomi daerah sekarang ini. Otonomi Daerah bertumpuh pada pembangunan yang dilakukan oleh daerah-daerah Tingkat II atau pada Tingkat Kota dan Kabupaten.