Penerapan
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem
informasi (information sistem) adalah rangkaian prosedur formal diman data
dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna. Menunjukkan
system informasi sebuah perusahaan manufaktur yang didekomposisikan menjadi
berbagai subsistem dasar. Perhatikan bahwa dua kelas system umum timbul dari
dekomposisi tersebut: system informasi akuntasi (SIA) dan system informasi
manajemen (SIM). Kerangka kerja ini akan digunakan untuk mengidentifikasi
bidang SIA dan untuk membedakannya dari SIM. Harus ditekankan bahwa figure 1-3
adalh tampilan konseptual. System informasi fisiknya tidak akan diatur menjadi
berbagai bagian yang begitu jelasnya. Sering kali, aplikasi SIM dan SIA
diintegrasikan agar dapat mencapai efisiensi operasional.
Perbedaan
antara subsistem SIA dengan SIM berpusat pada konsep transaksi. System
informasi menerima input, yang disebut transakso, yang akan dikonversikan
melalui berbagai proses menjadi informasi output, yang akan diberikan ke
pengguna. Transaksi terbagi menjadi dua jenis: transaksi keuangan dan transaksi
nonkeuangan. Sebelum membahas perbedaan ini, pertama-tama akan didefinisikan
secara umum mengenai transaksi :
Transaksi (transaction)
adalah kegiatan yang memengaruhi atau merupakan kepentingan dari
perusahaanserta diproses oleh system informasinya sebagai unit pekerjaan. Transaksi keuangan (financial
transaction) adalah kegiatan ekonomi yang mempengaruhi aktiva dan perubahan
ekuitas perusahaan, dan yang dicerminkan dalam berbgai akun, serta diukur dalam
berbagai ukuran keuangan. Transaksi
nonkeuangan (nonfinancial transaction) meliputi semua kegiatan yang
diproses oleh perusahaan melalui system informasi yang tidak memenuhi definisi
khusus dari transaksi keuangan. Contohnya, menambahkan pemasok baru, bahan baku
ke daftar para pemasok valid adalah kegiatan yang dapat diproses oleh
sisteminformasi perusahaan sebagai sebuah transaksi. Transaksi keuangan dan
transaksi nonkeuangan sangat dekat sekali kaitannya dan sering kali diproses
oleh system fisik yang sama.
Subsistem
SIA memproses berbagai transaksi keuangandan trasaksi nonkeuangan yang
secara lansung mempengaruhi pemrosesan transaksi keuangan. SIA terdiri
atas tiga subsistem: 1) System pemrosesan transaksi (transaction
processing type-TPS), yang mendukung operasi bisnis harian melaui
berbagai dokumen srta pesan untuk para pengguna diseluruh perusahaan. 2) System
buku besar/pelaporan keuangan (general ledger/financial reporting
system-GL/FRS), yang menghasilkan laporan keuangan seperti laporan laba rugi,
neraca, arus kas, pengembaliam pajak, serta berbagai laporan lainnya yang
disyaratkan oleh hokum. 3) System pelaporan manajemen (manajemen reporting
system- MRS), yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan
keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan
keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Tiap subsistem ini akan dijelaskan kemudian.

Post a Comment